PENGARUH PASSIVE LEG RAISING SEMIREKUMBEN  TERHADAP RESPONSIVITAS HEMODINAMIK PADA PENANGANAN PERTAMA  PASIEN SYOK HIPOVOLEMIK

Authors

  • Nandar Wirawan Universitas Bale Bandung Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.16008144

Keywords:

Hemodinamik, PLR semirekumben, Syok hipovolemik

Abstract

Syok hipovolemik di negara berkembang merupakan penyebab kematian tertinggi, yang bergantung pada keparahan krisis hipotensi serta jangka waktu penanganan. Responsivitas cairan pasien syok hipovolemik tidak dapat dinilai dengan pemberian cairan awal meskipun memberikan efek yang cepat pada hemodinamik. Pada kondisi ini hemodinamik cepat berubah sehingga jika diberikan cairan berulang beresiko overload. Responsivitas cairan dapat dinilai dengan meninggikan ekstremitas bawah, yang berfungsi untuk mencegah penumpukan cairan di vena distal dan meningkatkan aliran balik darah menuju jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PLR semirekumben terhadap responsivitas hemodinamik pada penanganan pertama pasien syok hipovolemik di IGD RSUD Sumedang. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan pendekatan one group pretest and posttest design. 20 pasien dipilih sebagai responden menggunakan teknik consecutive sampling. Penelitian ini dilakukan dari bulan Maret – Mei 2016 di ruang IGD. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi hemodinamik. Data dianalisis menggunakan metode nonparametrik dengan teknik uji Wilcoxon. Terdapat perbedaan hemodinamik sebelum dan setelah dilakukan intervensi PLR semirekumben terhadap indikator sistolik, diastolik, heart rate, saturasi oksigen dan Mean Arterial Pressure (MAP) dengan nilai p-value = 0,000. PLR semirekumben berpengaruh pada nilai saturasi oksigen pasien syok hipovolemik kelas III dan IV. Penanganan utama pada pasien syok hipovolemik adalah terapi cairan, terutama pada pasien yang responsive nilai hemodinamiknya setelah dilakukan penanganan pertama PLR semirekumben. Intervensi PLR semirekumben berpengaruh terhadap responsivitas sistolik, diastolik, heart rate, MAP dan nilai saturasi oksigen. Oleh karena itu PLR semirekumben direkomendasikan sebagai intervensi untuk menilai responsivitas cairan berdasarkan hemodinamik sebelum dilakukan resusitasi cairan pada pasien syok hipovolemik.

Downloads

Published

2024-04-29

Issue

Section

Articles