KEJADIAN BENDUNGAN ASI PADA IBU NIFAS BERDASARKAN KARAKTERISTIK DI TEMPAT PRAKTIK MANDIRI BIDAN (TPMB) KABUPATEN BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.16008178Keywords:
Bendungan ASI, Karakteristik Ibu NifasAbstract
Masa nifas merupakan suatu keadaan dimana setelah ibu melahirkan bayi dan lahirnya plasenta dari jalan lahir hingga kembalinya kondisi alat reproduksi ibu dalam keadaan normal seperti sebelum hamil yang berlangsung selama 40 hari. Salah satu masalah pada masa nifas yaitu kejadian bendungan ASI. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan yaitu sebanyak 56 ibu nifas yang mengalami bendungan ASI di PMB Bidan V Kabupaten BandungĀ dan sampel yang digunakan adalah total sampling. Variabel pada penelitian ini yaitu karakteristik ibu nifas yang mengalami bendungan ASI. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang terdapat dalam rekam medik di PMB Bidan V. Instrumen penelitian menggunakan lembar checklist. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa karakteristik ibu nifas yang mengalami bendungan ASI berdasarkan umur hampir seluruhnya responden memiliki umur 20-35 tahun sebanyak 46 responden (82,1%), berdasarkan pendidikan Sebagian besar responden memiliki pendidikan dasar (SD-SMP) sebanyak 37 responden (66,1%), berdasarkan pekerjaan sebagian besar responden memiliki pekerjaan sebanyak 30 responden (53,6%), berdasarkan paritas sebagian besar responden memiliki paritas primipara sebanyak 33 responden (58,9%), berdasarkan waktu terjadinya bendungan ASI hampir seluruhnya responden yang mengalami bendungan ASI pada hari ke 3-5 sebanyak 51 responden (91,1%). Saran bagi tenaga kesehatan untuk lebih aktif dalam memberikan pendidikan kesehatan dalam mencegah terjadinya bendungan ASI salah satunya yaitu dengan mengedukasi tata cara dalam melakukan perawatan payudara sedini pada ibu nifas dan ibu hamil trimester III serta melakukan pemeriksaan fisik anatomi payudara pada ibu sebagai persiapan ibu dalam menyusui.