FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA SMA NEGERI I LHOKSEUMAWE

Authors

  • Nova Sumaini Prihatin Poltekkes Kemenkes Aceh Author
  • Elizar Poltekkes Kemenkes Aceh Author
  • Hendrika Wijaya Kartini Putri Poltekkes Kemenkes Aceh Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.16068389

Keywords:

perilaku seksual, remaja, faktor yang berhubungan

Abstract

Perilaku seksual remaja saat ini sangat mengkhawatirkan, sikap permisif remaja terhadap perilaku seks bebas atau perilaku seks pranikah dapat menimbulkan risiko terjadinya penyakit menular seksual (IMS) dan kehamilan yang tidak diinginkan (KTD). Angka penyakit IMS tertinggi terdapat pada usia 15-23 tahun, dan KTD yang diakhiri dengan aborsi sebanyak 2,4 juta jiwa per tahun dan 700 ribu diantaranya adalah remaja. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya perilaku seksual di kalangan remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual remaja. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 120 siswa-siswi SMA Negeri I Lhokseumawe. Variabel bebas adalah asupan seks dari gawai,  pengetahuan agama, hubungan dengan orangtua dan perilaku teman sebaya, adapun variabel terikat adalah perilaku seksual remaja. Data dikumpul dengan menggunakan kuesioner dan analisis data dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang bermakna antara asupan seks dari gawai dengan perilaku seksual remaja  p=0,01, (2) terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan agama dengan perilaku seksual remaja p=0,03, (3) terdapat hubungan yang bermakna hubungan dengan orangtua dengan perilaku seksual remaja p=0,03, (4) terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku teman sebaya dengan perilaku seksual remaja p=0,02. Asupan seks dari gawai, hubungan dengan orangtua, pengetahuan agama dan perilaku teman sebaya berhubungan dengan perilaku seksual remaja. Disarankan untuk pihak sekolah dan puskesmas setempat dapat melakukan kerjasama dalam upaya meningkatkan pengetahuan remaja tentang perilaku seksual. Bagi remaja agar dapat memanfaatkan gawai dengan baik sehingga dapat membangun daya kritis remaja dalam penggunaannya.

Downloads

Published

2024-04-29

Issue

Section

Articles